Headline

  • Sebelum Kata Menjadi Abu

    Sebelum Kata Menjadi Abu

    Bahasa, Kau adalah warisan yang tak lepas oleh waktu, Lahir dari bibir leluhur, tumbuh dalam detak kehidupan. Kau menyusuri zaman, menembus jarak dan ragu,  Menjadi saksi atas berjuta kisah dan peradaban. Kau telah melihat bangsa ini menangis, Menyaksikan tubuh-tubuh yang berjuang. Kata-kata yang tak terlupakan dalam setiap doa, Memohon atas perjuangan tidak sia-sia.  Bahasa, Di…

    Lanjutkan Membaca

  • Bukan Anak SMA Lagi, Kenapa Masih Harus Kuliah Sepagi Ini?

    Bukan Anak SMA Lagi, Kenapa Masih Harus Kuliah Sepagi Ini?

    Mata yang masih setengah terpejam, langkah kaki yang terburu-buru, dan transportasi yang harus dikejar sebelum subuh berakhir, itulah gambaran keseharian sebagian mahasiswa yang mendapat jadwal kelas pukul 07.00 pagi.  Lewat tulisan ini, salah satu mahasiswa ingin menyuarakan keresahannya terhadap sebuah pertanyaan yang mungkin sudah lama terbersit di benak banyak mahasiswa, yaitu seberapa perlu sebenarnya jadwal…

    Lanjutkan Membaca

  • Air Bidet Sering Mampet, Kapan Solusinya Mengalir Lancar?

    Air Bidet Sering Mampet, Kapan Solusinya Mengalir Lancar?

    Halo, aku seorang mahasiswi yang setelah memasuki usia semester empat, belakangan ini sering dibuat bingung setiap kali masuk ke toilet kampus, bukan karena antreannya yang panjang, melainkan karena tidak tahu apakah air bidet nya akan menyala normal atau justru hanya menetes pelan.  Melalui tulisan ini, aku ingin menyampaikan keluh kesah yang mungkin juga dirasakan banyak…

    Lanjutkan Membaca

Merindink

  • Petugas Kedua di Basement Perpustakaan

    Petugas Kedua di Basement Perpustakaan

    Aku seorang mahasiswa semester tua yang sudah harus mulai bergelut dengan skripsi. Demi berhemat dan dapat banyak referensi, aku memutuskan mengerjakannya di kampus, sekalian memanfaatkan fasilitas yang sudah kubayar lewat uang kuliah tunggal (UKT). Jadilah sore ini aku pergi ke perpustakaan.

    Lanjutkan Membaca

  • Ibu di Kolam Renang

    Ibu di Kolam Renang

    Musim kemarau tahun itu benar-benar tidak main-main. Siang harinya panas menyengat, jenis panas yang bikin badan lengket dan pikiran jadi gampang emosi.

    Lanjutkan Membaca

  • Bayangan Hitam di Balik Lemari

    Bayangan Hitam di Balik Lemari

    Kejadian ini terjadi pada hari Rabu setelah aku pulang sekolah. Saat itu, aku sedang makan siang sambil menonton televisi. Sesekali aku menoleh ke arah jam dinding yang terpasang di tembok sebelah televisi. Jarum jam menunjukkan pukul 11.55 WIB. Tak lama kemudian, Ibu berpamitan untuk mengantarkan makanan ke rumah tetangga. “Sebentar ya, Nak. Ibu ingin mengantar…

    Lanjutkan Membaca

Karya Sastra

  • Sebelum Kata Menjadi Abu

    Sebelum Kata Menjadi Abu

    Bahasa, Kau adalah warisan yang tak lepas oleh waktu, Lahir dari bibir leluhur, tumbuh dalam detak kehidupan. Kau menyusuri zaman, menembus jarak dan ragu,  Menjadi saksi atas berjuta kisah dan peradaban. Kau telah melihat bangsa ini menangis, Menyaksikan tubuh-tubuh yang berjuang. Kata-kata yang tak terlupakan dalam setiap doa, Memohon atas perjuangan tidak sia-sia.  Bahasa, Di…

    Lanjutkan Membaca

  • Merah Muda

    Merah Muda

    Tanpa sadarnya, senyum itu muncul dari ujung jalan. Milik sang kekasih, miliknya seorang. Pipinya menghangat. Rona merah yang muda

    Lanjutkan Membaca

  • Puing-Puing Duka

    Puing-Puing Duka

    Pagi itu hari Senin. Aku sedang duduk di depan rak sepatu sambil mengikat tali sepatu yang entah kenapa akhir-akhir ini selalu mudah lepas. Kuarahkan pandanganku ke jendela ruang tamu, kulihat langit sudah mulai gelap dan angin sesekali membuat dedaunan di halaman bergerak pelan. “Oh sudah mau hujan,” gumamku dalam hati. “Nak, jangan lupa bawa payung…

    Lanjutkan Membaca

  • Nama yang Pernah Ada Kian Berlumut

    Nama yang Pernah Ada Kian Berlumut

    Suara kertas buku tua mengisi atmosfer kala itu. Kira-kira pukul 12.00, bel berbunyi dan membuat suara derap langkah bak tentara yang berlarian. Aku menutup buku dan memasukkan kembali laptop yang menjadi tontonanku kala itu. Huft, bukan FOMO, aku ikut dalam derap langkah itu yang menuju ke ruang pertempuran, kata teman-temanku.  Ah, panjang umur. Aku tersenyum…

    Lanjutkan Membaca