Tag: karya mahasiswa

  • Bingung

    Bingung

    Waktu bergulir begitu cepat Seolah memintaku berlari Aku tak sanggup Namun aku tak ingin berhenti

    Lanjutkan Membaca

  • Pejuang Luka

    Pejuang Luka

    Sudah menanah bahkan berdarah-darah Si ksatria yang janjinya tak kenal lelah Menebas pedang di medan tanpa tau arah Nyatanya tersudut di dorong ungkapan menyerah Sudah … Kakimu menjerit, tak sanggup lagi melangkah Penghabisan darah tak akan mengubah Dan setiap luka adalah tentang hatimu yang terbelah Tuhan berpesan, tenanglah dirimu dan berserah Lihatlah langit malam yang…

    Lanjutkan Membaca

  • Reruntuhan Kenangan

    Reruntuhan Kenangan

    Di balik pintu kayu bertatahkan mimpi, Rumah kita berdiri, penuh cinta dan sinar senja. Namun, di bawah atap yang rapuh, Tersembunyi rahasia yang memudar warna. Bicara kebohongan terpintal di antara dinding, Rumah itu runtuh dalam derai kepercayaan. Dia, sang pujangga dusta, Membangun tembok palsu di antara kita. Seiring waktu, jendela itu tertutup rapat, Menutupi pandangan…

    Lanjutkan Membaca

  • Lukisan Jiwa

    Lukisan Jiwa

    Gelora pikiran yang mengalun tak terpendam Tenggelam penuh tanya Entah batin yang mengambang Terlukis harapan yang hampir sirna Teringatku akan kenangan yang penuh tawa Pancaran sinar yang penuh kegembiraan Kini hanyut entah kemana hilirnya Jiwa yang bergema, raga yang membalah Namun tak mampu melangkah Coretan kecil yang melukiskan jiwa Sajak angin berembus menorehkan lara Duri…

    Lanjutkan Membaca

  • Rumah Masa Depan

    Rumah Masa Depan

    Aku hanyalah gadis kecil Yang terlalu lelah berkelana Menyeret langkah demi langkah Tanpa tahu kemana arah Jika engkau pernah bertanya Apakah arti sebuah rumah Tak tahu adalah jawabku Apabila kelak aku pulang Kuharap engkau adalah rumahku Karya: Helena Setiasari

    Lanjutkan Membaca

  • Aku Pulang

    Aku Pulang

    Aku pulang Dengan tangan telentang Dipundakku membawa beban Yang siap tercurahkan Kepada mereka yang kurindukan Kemudian aku melayang Terlepas dari perasaan terbuang Aku pulang Tanganku sudah telentang Tapi dimana sambutan? Haruskah aku cari? Lalu membuat orang iri? Ketara sekali Aku tinggi hati Aku pulang Merindukan sepasang tangan Membelaiku dengan kasih sayang Sekarang kemana perginya? Ah…

    Lanjutkan Membaca

  • Rabi’ah

    Rabi’ah

    Rabi’ah mencoba merogoh kunci dari kantong sakunya, sialnya yang di dapatkan hanyalah sebuah permen, hasil kembalian dari membeli bolpoin di toko kelontong yang berada di depan kantor kecamatan. Lalu Rabi’ah meletakkan tasnya dan mencoba mencari dengan teliti di mana ia menaruh kunci motornya itu. Rabi’ah terus mencari dan menggerutu “hari sial tidak ada dalam kalender”.…

    Lanjutkan Membaca