Tag: Karya

  • Ada yang Pergi dari Tatapan Gembul Malam Ini

    Ada yang Pergi dari Tatapan Gembul Malam Ini

    Di sebuah gang kompleks yang tak terlalu besar tetapi dipenuhi pot bunga retak dan suara pedagang bakso setiap sore, hiduplah seekor anjing cokelat berbulu lebat bernama Gembul. Ia bukan anjing penjaga yang galak ataupun anjing ras mahal yang sering dipeluk anak-anak kompleks. Gembul hanyalah anjing biasa dengan telinga sedikit turun dan kebiasaan tidur di depan…

    Lanjutkan Membaca

  • Petualangan di Pantai

    Petualangan di Pantai

    Pasir putih menantang langkah kaki, Kerang berserak jadi harta tersembunyi, Ombak berkejaran, bermain dengan riang, Di bawah matahari yang cerah membara. Baca juga: Jangan Kebablasan! Ini Alasan Tidur Siang Tidak Boleh Terlalu Lama Perahu nelayan menari di laut lepas, Burung camar menukik, sorak bersahut-sahut, Angin membawa tawa dan semangat, Pantai hari ini penuh petualangan baru.…

    Lanjutkan Membaca

  • Jika Kita Tetap Berteman Selamanya

    Jika Kita Tetap Berteman Selamanya

    Semua keluh kesahku kau simpan dengan rapi, tak pernah sekali pun kau biarkan jatuh atau tercecer dari perhatianmu. Pernahkah terpikir olehmu, jika kita tetap berteman selamanya? Akan jadi seindah apa kisah persahabatan kita nanti? Mungkin akan ada tawa yang tak pernah habis dibagi, cerita yang tumbuh bersama waktu, dan kenangan yang saling menjaga kita di…

    Lanjutkan Membaca

  • Payung Hitam dan Nama-Nama yang Belum Pulang

    Payung Hitam dan Nama-Nama yang Belum Pulang

    Payung-payung hitam itu kembali dibuka,di bawah langit yang terlalu lama pura-pura lupa. Mereka berdiri tanpa teriak,tanpa batu, tanpa amarah yang meledak-ledak,hanya tubuh-tubuh yang setia menjaga lukaagar sejarah tidak dikubur terlalu lama.  Di depan istana,angin membawa nama-namayang pernah dihapus dari percakapan negara. Nama-nama yang dulu dipanggil ibu mereka sebelum tidur,nama-nama yang pernah pulang membawa mimpi,lalu hilang…

    Lanjutkan Membaca

  • Di Ujung Malam yang Tenang 

    Di Ujung Malam yang Tenang 

    Malam merayap perlahan ke tiap sudut kota,Membawa angin yang menyentuh jendela dengan lembut.Di keheningan itu, aku mendengar suaraku sendiri,Berbicara tentang mimpi yang tertinggal di masa muda.Ada cahaya lampu yang berpendar pelan,Seolah menjaga langkahku yang mulai letih. Di luar sana, bintang-bintang menggantung rendah,Menjadi saksi perjalanan yang tak selalu mudah.Aku menatap mereka lama,Berusaha menemukan arah dari kerlipnya.Namun…

    Lanjutkan Membaca

  • Ketika Alam Menyebut Namamu

    Ketika Alam Menyebut Namamu

    Di pagi hari, aku mendengar namamu pada kicau burung Seolah alam ikut merayakan kehadiranmu dalam ingatanku Langit yang luas terasa lebih dekat ketik aku mengucap rindu Awan bergerak perlahan, seperti menuntunku pada tenang Angin sore menyentuh tubuhku dengan kelembutan yang familier Mengingatkanku pada senyummu yang tak pernah pudar Di antara pepohonan, aku menemukan jeda untuk…

    Lanjutkan Membaca

  • Tips Menjaga Keseimbangan antara Kuliah, Organisasi, Tugas Akhir, dan Istirahat

    Tips Menjaga Keseimbangan antara Kuliah, Organisasi, Tugas Akhir, dan Istirahat

    “Menjadi sibuk itu wajar, tapi jangan sampai sibuk membuatmu lupa jadi manusia.” Halo, Sobat Karsa! 👋Kamu lagi di fase di mana semuanya numpuk nggak karuan? Kuliah belum kelar, organisasi masih jalan, tugas akhir mulai minta perhatian, dan tubuh sudah “teriak” minta istirahat?  Tenang, Sobat Karsa nggak sendirian kok. Banyak dari kita, terutama yang aktif di…

    Lanjutkan Membaca

  • Di Antara Jarak Tak Bernama

    Di Antara Jarak Tak Bernama

    Aku merindukanmu Dalam cara yang tak dapat kujelaskan: Pada angin sore yang lewat pelan, Pada lampu-lampu kota yang redup sendu, Pada segala hal yang seharusnya tak menyeret Bayanganmu kembali padaku. Thumbnail by Jude Duarte

    Lanjutkan Membaca

  • Rindu yang Tersisa

    Rindu yang Tersisa

    Rindu datang seperti angin malam tak terlihat namun terasa dalam ia singgah di sudut hati yang pernah mengenal hangat sebuah nama Di antara waktu yang terus bergerak, rindu tetap tinggal sebagai cahaya kecil meski jarak memanjang diam-diam, kenangan tetap pulang mencari tempatnya. Dan pada akhirnya aku mengerti rindu adalah perjalanan yang kembali ke diri mengajar…

    Lanjutkan Membaca

  • Cahaya Retak di Balik Kulit Nyonya

    Cahaya Retak di Balik Kulit Nyonya

    Nyonya berjalan seperti senja,tahu caranya meredup tanpa menghilang,yang menyimpan luka dalam lipatan napas,namun tetap melangkah,seolah dunia masih layak dipercaya. Tubuhnya ia rawat seperti taman,bukan untuk dipamerkan,bukan untuk dikunjungi,tapi karena ia hanya ingin pulang,dengan tenang ke dalamnya. Tak semua yang lembut berarti lemah,ada keteguhan dalam caranya diam,ada keberanian dalam caranya bertahan,meski banyak mata menilainya tanpa izin.…

    Lanjutkan Membaca

Tentang KataKarsa

KataKarsa adalah portal berita yang dikelola oleh UKPS Bengkel Jurnalistik, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Cari