Kategori: Opini
-

Pengaruh Video Singkat terhadap Kebiasaan Membaca Teks
Perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat mendapatkan informasi. Dahulu, seseorang lebih sering membaca buku, koran, majalah, atau artikel untuk memperoleh pengetahuan. Sekarang, informasi dapat diperoleh dengan mudah melalui video singkat yang tersedia di berbagai media sosial. Hanya dengan waktu beberapa detik atau menit, seseorang sudah dapat mengetahui informasi, hiburan, bahkan pendapat tentang suatu peristiwa. Video…
-

Ketika Seseorang Menyampaikan Pendapat, “Apakah Kita Sedang Menanggapi Gagasannya, atau Justru Menghakimi Orangnya?”
Kita memang memiliki kebebasan untuk menyampaikan pendapat. Namun, kebebasan secara formal belum tentu membuat seseorang merasa bebas secara sosial. Ketakutan akan penolakan, penghakiman, dan konsekuensi sosial membuat banyak orang memilih diam
-

Generasi Z dan Beban yang Dipikulnya
“Dasar generasi Z, maunya enak doang!” Menjadi generasi Z di hari ini merupakan sesuatu yang tidak mudah. Generasi Z sering kali dilabeli sebagai generasi pemalas, apatis, dan serba instan. Label tersebut kerap kali kita jumpai di ruang media sosial, hingga di kehidupan nyata. Lantas, bagaimana label-label ini bisa melekat pada generasi Z? Masing-masing generasi memiliki…
-

Begadang, Kopi, dan Tenggat: Budaya Produktif atau Alarm bagi Mahasiswa?
Menjelang tengah malam, lampu kamar kos masih menyala. Di atas meja, laptop terbuka dengan beberapa tab referensi, sementara secangkir kopi menemani mahasiswa yang berpacu dengan tenggat tugas. Pemandangan seperti ini bukan lagi hal yang asing. Begadang dan kopi seolah telah menjadi pasangan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan perkuliahan. Bagi sebagian mahasiswa, begadang merupakan pilihan yang…
-

Usai Guncangan, Siapa yang Terjangkau?: Solidaritas dan Ketimpangan Bencana di NTT
Gempa memang tidak dapat dikendalikan oleh manusia, tetapi penderitaan yang dialami masyarakat tidak sepenuhnya dianggap sebagai konsekuensi alam. Ketimpangan akses, infrastruktur, dan penanganan menunjukkan bahwa dampak bencana juga ditentukan oleh seberapa hadir negara, dan seberapa kuat solidaritas masyarakat. Malam itu, lilin-lilin dinyalakan. Doa dipanjatkan dari empat agama: Katolik, Islam, Kristen, dan Hindu sebagai bentuk kepedulian…
-

Nugas di Kafe: Produktif atau Konsumtif?
Setiap sudut kafe kini dipenuhi pemandangan yang sama: seperti meja berisi laptop, segelas kopi, charger yang menjuntai, dan mahasiswa yang sibuk mengejar tenggat. Fenomena ini telah menjadi bagian dari budaya akademik, terutama di kota-kota pelajar. Namun, muncul pertanyaan yang layak didiskusikan; benarkah mengerjakan tugas di kafe lebih efisien, atau justru hanya menjadi cara baru untuk…
-

Generasi Hemat atau Generasi Takut Miskin?
Di era sekarang, gaya hidup hemat semakin menjadi tren di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Mulai dari kebiasaan menabung, berburu diskon, hingga membatasi pengeluaran untuk hal-hal yang dianggap tidak penting, semua terlihat sebagai bentuk kesadaran finansial yang positif. Namun, di balik tren ini, muncul pertanyaan yang menarik: apakah ini benar-benar generasi hemat, atau justru generasi…
-

Normalisasi Lelah: Kenapa Kita Takut Istirahat?
Di tengah kehidupan yang bergerak semakin cepat, rasa lelah seolah telah menjadi bagian yang dinormalisasi dalam keseharian masyarakat. Kalimat seperti “capek itu biasa”, “nanti istirahat kalau sudah sukses”, atau “yang penting terus jalan” semakin sering terdengar.
-

Tak Selamanya Perempuan Bisa Diukur
Di sebuah dunia yang sering meminjamkan suara untuk menentukan hidupnya, seorang perempuan berdiri dengan diam yang tegar. Sejak kecil ia diajari banyak hal. Tentang cara berjalan yang pelan, cara berbicara yang sopan, dan cara menyimpan keinginan agar tidak dianggap berlebihan. Seolah dunia sedang menulis begitu banyak aturan di tubuhnya, juga di kepalanya
-

Empat Hal Tersembunyi dalam Animasi Lokal Adit, Sopo, dan Jarwo
Saat banyak tayangan anak yang serba cepat, berwarna, dan kurang substansi, animasi lokal Adit, Sopo, dan Jarwo hadir dengan sesuatu yang berbeda. Selain menghibur, animasi ini juga membawa banyak pesan yang sering terlewatkan oleh penonton. Di balik tingkah lucu karakter-karakternya, ada makna yang lebih dalam soal kehidupan sosial, moral, sampai realita masyarakat Indonesia. Apabila kita…
Terbaru

Ikuti Kami
Kategori
Berita Buku Cuat-Cuit Feature Film Fotografi Grafis Infografik Karya Liputan Literatur Loka Merindink Opini Persona Publisistik Redaksiana Resensi Seka Teater
Tags
AKSARA 2024 Bengkel Jurnalistik Bengkel Sastra berita Cerita Pendek Cerpen cuat-cuit fakultas sastra fakultas sastra USD Film Fotografi horor infografik Jurnalis Karya karya mahasiswa liputan literatur Mahasiswa mahasiswasanatadharma Mahasiswa Sanata Dharma merindink novel opini Puisi rekomendasi resensi resensi film sanata dharma Sasindo sastra Sastra Indoensia Sastra Indonesia SastraIndonesia sastra inggris seka Semesta dalam Kacamata Sastra seminar SMA Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan Magelang syukuran wisuda teater tips universitas sanata dharma usd Yogyakarta
Tentang KataKarsa

KataKarsa
KataKarsa adalah portal berita yang dikelola oleh UKPS Bengkel Jurnalistik, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Cari
Jangan Lewatkan!











