Kategori: Karya

  • Memanah Gulita

    Memanah Gulita

    Kala itu sebelum memanah gulita “Ahahahaha” Suara itu masuk di telinga Penuh canda dan tawa Kegembiraan bersatu padu Berlari menjauhi kedukaan Detik per detik Waktu demi waktu Melalui berbagai jalan Terang lalu meredup Cahaya putih itu masuk dalam dirinya Segala pekat pudar begitu saja Luka terbuang seutuhnya Kecamuk mati tak terhingga Gagal Usahanya menahan cahaya…

    Lanjutkan Membaca

  • Pulang

    Pulang

    “Kapan pulang?”  Akhir-akhir ini pertanyaan itu tersesat di kepala saya. Saya tidak tahu pulang mana yang mereka maksud. Apakah pulang selalu menunjukkan tempat? Saya tidak tahu kemana saya harus pulang. Mereka bilang pulang selalu berartikan rumah. Saya belum memiliki rumah. Dan mungkin tidak akan pernah.  Saya menatap jendela perpustakaan. Di luar sana langit sangat cerah.…

    Lanjutkan Membaca

  • Hamparan Luka Diakhir Pekan

    Penulis : Yeni Karlina Luka yang kurindu Kubaringkan tubuhku Di atas ranjang yang terasa sangat nyaman Kupejamkan mataku Mencoba mencari bayang wajahmu Dan dalam gelapnya malam Kusapa bintang dan bulan yang datang bersamaan Aku tersenyum mengingat semua permulaan Aku menangis mengingat akhir yang menyakitkan Bintang tersenyum padaku Dan bulan berbisik menghiburku Malam sudah sangat larut…

    Lanjutkan Membaca