Senja yang Tak Kembali
Detik ini ingin kutitipkan rindu pada semesta biru
Agar ombak membawamu kembali padaku
Ketika netra beradu pandang dengan tidak sengaja
rishi dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/katakars/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Detik ini ingin kutitipkan rindu pada semesta biru
Agar ombak membawamu kembali padaku
Ketika netra beradu pandang dengan tidak sengaja
Wali belajar bahasa Indonesia karena ingin menerjemahkan buku, seperti novel, puisi, cerpen, dan buku bahasa dan sastra lainnya.
Program Studi Sastra Indonesia menggelar Pementasan Drama Ekspresi Sastra 2025.
Tutu Club mementaskan balet yang membawa penonton merasakan pesona dunia Arendelle, Sabtu (22/11).
Sabtu, 15 November 2025 pukul 18:00 WIB, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Seriboe Djendela (TSD) kembali menggelar Studi Pentas di […]
Program Studi Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma kembali memukau publik lewat festival tahunan ELITE (English Letters: Interactive, Tacit, Enticing) 2025 yang digelar pada Sabtu (8/11), di Kampus III, Universitas Sanata Dharma.
Sabtu, 8 November 2025, Unit Kegiatan Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (UKM PM) Universitas Sanata Dharma mengadakan acara Malam Puncak Dies Natalis ke-25 di Gedung Pascasarjana Kampus I, Universitas Sanata Dharma.
Karya Tere Liye memang tak pernah gagal dalam penyajian kisahnya. Hampir semua buku yang pernah beliau tulis selalu menyentuh hati para pembaca. Entah bergenre romance, perjuangan, atau apapun genre-nya, pembaca akan selalu terbawa perasaan dalam atmosfer yang dibawa cerita. Tak heran, novel-novel yang telah diterbitkan selalu menjadi favorit khalayak, terutama remaja.
Refleksi adalah salah satu kelebihan manusia sebagai makhluk ciptaan dengan martabat tertinggi di dunia. Refleksi selalu ada dalam diri setiap manusia karena sifat reflektif membuat jiwa manusia itu hidup. Seandainya manusia tidak memiliki sisi reflektif, tak mungkin ia dapat hidup, terlebih di zaman sekarang yang serba digital. Simon Sinek, seorang pengarang Inggris-Amerika, berkata bahwa saat ini manusia hidup di masa yang sulit. Ia mendapati bahwa saat ini para remaja perlu berjuang melawan ego mereka yang membuat mereka menjadi pribadi yang agresif. Hal itu meningkatkan kecemasan dalam diri setiap manusia, terlebih orang tua. Salah satu cara efektif untuk melawan sifat egois manusia ialah refleksi.
Alam sangatlah luas. Luas dari alam itu telah memberikan banyak keindahan yang dapat dirasakan oleh indra manusia. Bahkan, alam di sekitar kita pun juga masih banyak yang belum dapat terjamah, misalnya penjelajahan laut secara menyeluruh. Sejauh ini, baru sekitar 20% laut yang dapat dijelajahi oleh manusia, sementara 80% sisanya masih belum dapat dijangkau. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak bagian dari alam yang belum tersentuh oleh manusia.