Kala itu sebelum memanah gulita "Ahahahaha" Suara itu masuk di telinga Penuh canda dan tawa Kegembiraan bersatu padu Berlari menjauhi kedukaan Detik per detik Waktu demi waktu Melalui berbagai jalan Terang lalu meredup Cahaya putih itu masuk dalam dirinya Segala pekat pudar begitu saja Luka terbuang seutuhnya Kecamuk mati tak terhingga Gagal Usahanya menahan cahaya itu berangsur gagal Segala terang kembali gulita Bagaimana bisa? Tanya dia ke angkasa Terperosok katanya Ia tak menerima kegelapan Menjaga dirinya untuk tak semakin pudar Mengapa? Menerpa Berjumpa cahaya di tengah ruang hampa Lagi, ia menyerahkan segalanya Mengekang erat dengan panah hangatnya Ia berhasil, pikirnya
Memanah Gulita
Kala itu sebelum memanah gulita “Ahahahaha” Suara itu masuk di telinga Penuh canda dan tawa Kegembiraan bersatu padu Berlari menjauhi kedukaan Detik per detik Waktu..

Previous Post
Next Post
Tinggalkan Balasan
Terbaru

Ikuti Kami
Kategori
Berita Buku Cuat-Cuit Feature Film Fotografi Grafis Infografik Karya Liputan Literatur Loka Merindink Opini Persona Publisistik Redaksiana Resensi Seka Teater
Tags
AKSARA 2024 BEM USD Bengkel Jurnalistik Bengkel Sastra berita Cerita Pendek Cerpen cuat-cuit fakultas sastra fakultas sastra USD Film Fotografi horor infografik Karya karya mahasiswa liputan literatur mahasiswasanatadharma Mahasiswa Sanata Dharma merindink novel opini Puisi rekomendasi resensi sanata dharma Sasindo sastra Sastra Indonesia SastraIndonesia sastra inggris Sastra Spotlight seka Semesta dalam Kacamata Sastra seminar seram SMA Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan Magelang syukuran wisuda teater TSD universitas sanata dharma universitassanatadharma usd wisuda
Tentang KataKarsa

KataKarsa
KataKarsa adalah portal berita yang dikelola oleh UKPS Bengkel Jurnalistik, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.












