Kategori: Karya

  • Rindu yang Tersisa

    Rindu yang Tersisa

    Rindu datang seperti angin malam tak terlihat namun terasa dalam ia singgah di sudut hati yang pernah mengenal hangat sebuah nama Di antara waktu yang terus bergerak, rindu tetap tinggal sebagai cahaya kecil meski jarak memanjang diam-diam, kenangan tetap pulang mencari tempatnya. Dan pada akhirnya aku mengerti rindu adalah perjalanan yang kembali ke diri mengajar…

    Lanjutkan Membaca

  • Rindu yang Menyentuh Langit

    Rindu yang Menyentuh Langit

    Pada senyap malam, namamu jatuh seperti embun Menyentuh hati yang tak pernah benar-benar tenang Ada bayangmu di setiap hembusan angin Seakan kau menitipkan rindu yang tak sempat terucap Langit menjadi saksi betapa jarak membuatku kecil Namun cinta membuatku bertahan Di antara gelap, aku mencari cahaya wajahmu Walau hanya melalui ingatan Setiap kenangan menjadi nyala kecil…

    Lanjutkan Membaca

  • Cahaya Retak di Balik Kulit Nyonya

    Cahaya Retak di Balik Kulit Nyonya

    Nyonya berjalan seperti senja,tahu caranya meredup tanpa menghilang,yang menyimpan luka dalam lipatan napas,namun tetap melangkah,seolah dunia masih layak dipercaya. Tubuhnya ia rawat seperti taman,bukan untuk dipamerkan,bukan untuk dikunjungi,tapi karena ia hanya ingin pulang,dengan tenang ke dalamnya. Tak semua yang lembut berarti lemah,ada keteguhan dalam caranya diam,ada keberanian dalam caranya bertahan,meski banyak mata menilainya tanpa izin.…

    Lanjutkan Membaca

  • Pada Diri yang Kembali

    Pada Diri yang Kembali

    Dalam riuh dunia yang saling bersahutanAku meratapi sunyi yang tersisa di dalam diriMencari makna dari tiap langkah yang sempat goyahHingga kutemukan cahaya kecil yang tak pernah padam Di perjalanan yang tak selalu kupahami arahnyaAku belajar menerima rupa yang sesungguhnyaBahwa menjadi diri sendiri adalah rumah paling setiaDan di sanalah akhirnya aku pulang tanpa ragu Thumbnail by…

    Lanjutkan Membaca

  • Perempuan yang Dipaksa Menjadi Sunyi

    Perempuan yang Dipaksa Menjadi Sunyi

    Katamu perempuan bukan objek.Ia diam bukan karena tak punya kata,hanya saja suaranya kerap dipatahkan,sebelum sempat menjadi doa. Ia menyimpan gemetar di balik napas yang rapi,menyimpan luka di balik malam sunyi,tak ada teriakan,tak ada perlawanan yang riuh,hanya hati yang berusaha –menahan beban yang tak pernah ia pilih. Mereka berkata,“Diamlah, itu akan berlalu.”Padahal yang berlalu hanyalah hari,sementara…

    Lanjutkan Membaca

  • Arah Pulang yang Baru

    Arah Pulang yang Baru

    Aku mengenalmu dari cara dunia tiba-tiba menjadi lebih terang Seperti ada warna baru yang tak pernah kutemukan sebelumnya Detak jantungku pun seakan tahu arah pulang Setiap kali namamu singgah di pikiranku Ada getir kecil yang berubah menjadi manis Saat senyummu menembus sunyi yang kubawa selama ini Seolah waktu melambat hanya untuk memberi ruang Pada perasaan…

    Lanjutkan Membaca

  • Perjalanan Hidup

    Perjalanan Hidup

    Jalan panjang terbentang tanpa peta Kita melangkah mengikuti kata hati setiap persimpangan memberi arti setiap ujian membuat kita kuat. Di balik tikungan yang belum terlihat tersimpan cerita yang menunggu dijalani dan kita terus berjalan perlahan membawa mimpi yang tak berhenti mencari Thumbnail by Pinterest

    Lanjutkan Membaca

  • Ritus para Pemeran

    Ritus para Pemeran

    Teater adalah ritus para pemeran, yang memuja kata dan tubuh sebagai mantra. Gerak menjadi doa, dialog menjadi nyala, dan setiap adegan adalah perjalanan batin. Penonton hanyalah saksi dari keajaiban itu ketika realitas retak, lalu menyala kembali. Sebab teater bukan sekadar tontonan, melainkan cermin tempat kita menemukan diri. Thumbnail by Pinterest Emma

    Lanjutkan Membaca

  • Bayang di Antara Hujan

    Bayang di Antara Hujan

    Rintik hujan turun perlahan,Menyentuh tanah dengan bisik yang lembut,Seolah membawa kabar dari masa yang jauh.Di balik kaca jendela yang berembun,Kupandang dunia yang tampak sendu,Dan kurasakan hati ikut merapuh bersamanya. Di jalanan yang lengang,Payung-payung berjalan seperti mimpi yang tersesat.Setiap langkah manusia membawa rahasia,Menyimpan luka yang tak pernah benar-benar kering.Aku mencoba menafsir jejak mereka,Namun semua kembali hilang…

    Lanjutkan Membaca

  • Pulang pada Tenang

    Pulang pada Tenang

    Liburan adalah jeda ketika dunia pelan-pelan mengecil, dan hati akhirnya punya ruang untuk bernapas lebih dalam. Di antara angin yang lembut, langit yang lebih biru dari biasanya, dan langkah yang tak dikejar waktu, aku menemukan diriku sendiri yang sempat hilang di hari-hari sibuk. Ada tawa yang tumbuh tanpa alasan, ada kenangan baru yang diam-diam menyelinap…

    Lanjutkan Membaca

Tentang KataKarsa

KataKarsa adalah portal berita yang dikelola oleh UKPS Bengkel Jurnalistik, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Cari