Kalah fajar menyingsing, dari garis batas biru menyapa
Kunantikan senja dari buih laut yang merindukan pantainya
membawa seluruh puing doa dan ingatan yang menjerit
Gulungan ombak menjelmah kapal-kapal mimpiku yang karam,
Atau bahkan tentang rindu yang tak kunjung menemukan malam.
Laut adalah rahim bagi segala harap,
Tempat sujud rindu di kedalaman palung
Tempat segalah mimpi berlayar di atas perahu-perahu angan,
Barangkali terkapar, tertidur dan bermimpi dalam peluk samudra.
Aku percaya pada takdir yang berputar di bawah riak gelombang,
apa yang hilang, suatu saat akan dibawa pulang oleh pasang
Biarlah doa-doaku menjelma mutiara di dasar ketenangan.
Biarlah laut menjadi tempatku berserah, membawah rindu ini bersemayam
Wahai pemilik biru yang tak berujung, ada harap yang selalu berdengung.
Thumbnail by Pinterest Feii_mi