Tag: universitas sanata dharma
-

Pangku: Potret Sunyi Perjuangan Ibu Tunggal di Tengah Kesenjangan Sosial
Tidak semua pelukan menghadirkan kehangatan. Dalam beberapa keadaan, pelukan justru menjadi ruang paling sunyi bagi seseorang untuk bertahan hidup. Film Pangku (2025) yang disutradarai oleh Reza Rahardian, menyoroti kisah sosok Sartika, seorang perempuan yang harus menjalani kehamilan, melahirkan, sekaligus membesarkan anaknya seorang diri di tengah keterbatasan ekonomi.
-

Empat Rekomendasi Tempat Nongkrong di Jogja
Sebagai generasi muda yang suka nongkrong, kita nggak cuma cari tempat dengan makanan enak, tapi juga suasana yang nyaman dan tentunya spot foto yang Instagrammble! Nah, biar nggak bingung, berikut ini empat rekomendasi kafe estetik di Jogja yang cocok buat kamu yang suka nongkrong.
-

Cahaya Retak di Balik Kulit Nyonya
Nyonya berjalan seperti senja,tahu caranya meredup tanpa menghilang,yang menyimpan luka dalam lipatan napas,namun tetap melangkah,seolah dunia masih layak dipercaya. Tubuhnya ia rawat seperti taman,bukan untuk dipamerkan,bukan untuk dikunjungi,tapi karena ia hanya ingin pulang,dengan tenang ke dalamnya. Tak semua yang lembut berarti lemah,ada keteguhan dalam caranya diam,ada keberanian dalam caranya bertahan,meski banyak mata menilainya tanpa izin.…
-

Studi Pentas Tiga: Sarana Teater Seriboe Djendela dalam Mengkritisi Fenomena Republik Dewasa Ini
Stupen kali ini membawa dua naskah untuk dipentaskan. Naskah pertama berjudul Dipaksa Untuk Diam mengisahkan dinamika para pelaku pendidikan,— guru dan siswa (digambarkan sebagai hewan) — yang mengalami perubahan dalam sistem pendidikan dan pada akhirnya dipaksa “kenyang” oleh pemimpin agar diam.
-

Perempuan yang Dipaksa Menjadi Sunyi
Katamu perempuan bukan objek.Ia diam bukan karena tak punya kata,hanya saja suaranya kerap dipatahkan,sebelum sempat menjadi doa. Ia menyimpan gemetar di balik napas yang rapi,menyimpan luka di balik malam sunyi,tak ada teriakan,tak ada perlawanan yang riuh,hanya hati yang berusaha –menahan beban yang tak pernah ia pilih. Mereka berkata,“Diamlah, itu akan berlalu.”Padahal yang berlalu hanyalah hari,sementara…
-

Arah Pulang yang Baru
Aku mengenalmu dari cara dunia tiba-tiba menjadi lebih terang Seperti ada warna baru yang tak pernah kutemukan sebelumnya Detak jantungku pun seakan tahu arah pulang Setiap kali namamu singgah di pikiranku Ada getir kecil yang berubah menjadi manis Saat senyummu menembus sunyi yang kubawa selama ini Seolah waktu melambat hanya untuk memberi ruang Pada perasaan…
-

Perjalanan Hidup
Jalan panjang terbentang tanpa peta Kita melangkah mengikuti kata hati setiap persimpangan memberi arti setiap ujian membuat kita kuat. Di balik tikungan yang belum terlihat tersimpan cerita yang menunggu dijalani dan kita terus berjalan perlahan membawa mimpi yang tak berhenti mencari Thumbnail by Pinterest
-

Ritus para Pemeran
Teater adalah ritus para pemeran, yang memuja kata dan tubuh sebagai mantra. Gerak menjadi doa, dialog menjadi nyala, dan setiap adegan adalah perjalanan batin. Penonton hanyalah saksi dari keajaiban itu ketika realitas retak, lalu menyala kembali. Sebab teater bukan sekadar tontonan, melainkan cermin tempat kita menemukan diri. Thumbnail by Pinterest Emma
-

Pagi yang Membawa Tawa
Matahari mengintip genit di balik awan, seolah ingin mengajak hari bermain. Burung-burung ramai bernyanyi riang, membuat udara penuh rasa hangat dan angin manis. Di jalan kecil yang ramai cahaya, langkah kita terasa lebih ringan. Pagi ini seperti hadiah sederhana mengingatkan bahwa bahagia mudah ditemukan Thumbnail by Pinterest Joanna Intara
-

Ketika Tubuh Puan Tak Lagi Merdeka
Tubuhnya bukan undangan,bukan pula alasan yang bisa dibaca sembarang mata.Sang Puan bukan milik siapa pun,selain dirinya sendiri. Kain yang ia kenakantak pernah menentukan nilainya,panjang atau pendek,terbuka atau tertutup,tak satu pun mengurangi cahaya yang ia bawa sejak lahir. Ia berharga bukan karena sopan pandangan orang,tapi karena ia hidup, bernapas, dan merasa.Karena jantungnya tahu cara bertahan,di dunia…
Terbaru

Ikuti Kami
Kategori
Berita Buku Cuat-Cuit Feature Film Fotografi Grafis Infografik Karya Liputan Literatur Loka Merindink Opini Persona Publisistik Redaksiana Resensi Seka Teater
Tags
AKSARA 2024 BEM USD Bengkel Jurnalistik Bengkel Sastra berita Cerita Pendek Cerpen cuat-cuit fakultas sastra fakultas sastra USD Film Fotografi horor infografik Karya karya mahasiswa liputan literatur mahasiswasanatadharma Mahasiswa Sanata Dharma merindink novel opini Puisi rekomendasi resensi sanata dharma Sasindo sastra Sastra Indonesia SastraIndonesia sastra inggris Sastra Spotlight seka Semesta dalam Kacamata Sastra seminar seram SMA Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan Magelang syukuran wisuda teater TSD universitas sanata dharma universitassanatadharma usd wisuda
Tentang KataKarsa

KataKarsa
KataKarsa adalah portal berita yang dikelola oleh UKPS Bengkel Jurnalistik, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.












