Tag: universitas sanata dharma
-

Mood Berantakan? Coba Lakukan 4 Hal Ini
Kadang mood bisa tiba-tiba berantakan tanpa alasan yang jelas. Bawaannya jadi malas melakukan apa pun, malas ngobrol, bahkan hal kecil pun terasa mengganggu. Disaat seperti itu, biasanya kita cuma butuh hal-hal sederhana yang bisa bikin perasaan sedikit lebih nyaman. Walaupun terlihat sepele, beberapa hal random, berikut ini sering kali berhasil membantu memperbaiki mood dan membuat…
-

Ketika Masa Lalu Berubah Menjadi Bayang Ketakutan: Resensi Film “Surat untuk Masa Mudaku”
Rasa takut dan kekhawatiran yang muncul akibat trauma masa lalu menjadi fenomena yang kian dekat dengan kehidupan masyarakat ini. Pengalaman buruk yang pernah dialami seseorang sering kali meninggalkan jejak emosional yang tidak mudah hilang. Tanpa disadari, luka batin tersebut perlahan tumbuh menjadi bayang-bayang ketakutan yang terus mengikuti kehidupan seseorang di masa depan. Trauma tidak selalu…
-

Di Balik Diam Seorang Ibu
Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah karya sutradara Kuntz Agus merupakan drama keluarga yang menyentuh dan sarat refleksi sosial. Dengan durasi 119 menit, film yang dirilis pada tahun 2025 ini mengangkat kisah tentang kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan dari sudut pandang seorang anak perempuan. Melalui cerita yang emosional, film ini tidak hanya membahas…
-

Petualangan di Pantai
Pasir putih menantang langkah kaki, Kerang berserak jadi harta tersembunyi, Ombak berkejaran, bermain dengan riang, Di bawah matahari yang cerah membara. Baca juga: Jangan Kebablasan! Ini Alasan Tidur Siang Tidak Boleh Terlalu Lama Perahu nelayan menari di laut lepas, Burung camar menukik, sorak bersahut-sahut, Angin membawa tawa dan semangat, Pantai hari ini penuh petualangan baru.…
-

Jika Kita Tetap Berteman Selamanya
Semua keluh kesahku kau simpan dengan rapi, tak pernah sekali pun kau biarkan jatuh atau tercecer dari perhatianmu. Pernahkah terpikir olehmu, jika kita tetap berteman selamanya? Akan jadi seindah apa kisah persahabatan kita nanti? Mungkin akan ada tawa yang tak pernah habis dibagi, cerita yang tumbuh bersama waktu, dan kenangan yang saling menjaga kita di…
-

Generasi Hemat atau Generasi Takut Miskin?
Di era sekarang, gaya hidup hemat semakin menjadi tren di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Mulai dari kebiasaan menabung, berburu diskon, hingga membatasi pengeluaran untuk hal-hal yang dianggap tidak penting, semua terlihat sebagai bentuk kesadaran finansial yang positif. Namun, di balik tren ini, muncul pertanyaan yang menarik: apakah ini benar-benar generasi hemat, atau justru generasi…
-

Payung Hitam dan Nama-Nama yang Belum Pulang
Payung-payung hitam itu kembali dibuka,di bawah langit yang terlalu lama pura-pura lupa. Mereka berdiri tanpa teriak,tanpa batu, tanpa amarah yang meledak-ledak,hanya tubuh-tubuh yang setia menjaga lukaagar sejarah tidak dikubur terlalu lama. Di depan istana,angin membawa nama-namayang pernah dihapus dari percakapan negara. Nama-nama yang dulu dipanggil ibu mereka sebelum tidur,nama-nama yang pernah pulang membawa mimpi,lalu hilang…
-

Senja di Ujung Jalan
Pada senja yang merayap perlahan, langit menumpahkan warna yang tak pernah sama. Angin membawa pulang doa-doa diam, menggantung di ujung ranting yang menua. Di ujung jalan, bayang-bayang memanjang, menuntun langkah yang ragu kembali pulang. Ada hati yang belajar pasrah pada waktu, meski tak semua ingin benar-benar berlalu. Thumbnail by Pinterses Le monde d`Annie
-

Entah Kapan Kusebut Itu Rumah: Pentas Besar Teater Seriboe Djendela 2026, Hadir Menjadi Kisah yang Relate Bagi Keluarga Menengah Masa Kini
Persembahan Pentas Besar oleh Teater Seriboe Djendela: Kapan Kusebut Rumah sukses digelar di Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma pada 5 Juni 2026. Acara dimulai pada pukul 18.30 WIB dengan diawali sambutan dari produser, sutradara, dan dosen pendamping Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Seriboe Djendela (TSD). Tidak hanya itu, Wakil Rektor III, Ibu Dr. Titik Kristiyani,…
-

Tak Selamanya Perempuan Bisa Diukur
Di sebuah dunia yang sering meminjamkan suara untuk menentukan hidupnya, seorang perempuan berdiri dengan diam yang tegar. Sejak kecil ia diajari banyak hal. Tentang cara berjalan yang pelan, cara berbicara yang sopan, dan cara menyimpan keinginan agar tidak dianggap berlebihan. Seolah dunia sedang menulis begitu banyak aturan di tubuhnya, juga di kepalanya
Terbaru

Ikuti Kami
Kategori
Berita Buku Cuat-Cuit Feature Film Fotografi Grafis Infografik Karya Liputan Literatur Loka Merindink Opini Persona Publisistik Redaksiana Resensi Seka Teater
Tags
AKSARA 2024 Bengkel Jurnalistik Bengkel Sastra berita Cerita Pendek Cerpen cuat-cuit fakultas sastra fakultas sastra USD Film Fotografi horor infografik Jurnalis Karya karya mahasiswa liputan literatur Mahasiswa mahasiswasanatadharma Mahasiswa Sanata Dharma merindink opini Puisi rekomendasi resensi resensi film sanata dharma Sasindo sastra Sastra Indoensia Sastra Indonesia SastraIndonesia sastra inggris Sastra Spotlight seka Semesta dalam Kacamata Sastra seminar SMA Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan Magelang syukuran wisuda teater tips universitas sanata dharma usd Yogyakarta
Tentang KataKarsa

KataKarsa
KataKarsa adalah portal berita yang dikelola oleh UKPS Bengkel Jurnalistik, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Cari
Jangan Lewatkan!











