Tag: Puisi

  • Lukisan Jiwa

    Lukisan Jiwa

    Gelora pikiran yang mengalun tak terpendam Tenggelam penuh tanya Entah batin yang mengambang Terlukis harapan yang hampir sirna Teringatku akan kenangan yang penuh tawa Pancaran sinar yang penuh kegembiraan Kini hanyut entah kemana hilirnya Jiwa yang bergema, raga yang membalah Namun tak mampu melangkah Coretan kecil yang melukiskan jiwa Sajak angin berembus menorehkan lara Duri…

    Lanjutkan Membaca

  • Rumah Masa Depan

    Rumah Masa Depan

    Aku hanyalah gadis kecil Yang terlalu lelah berkelana Menyeret langkah demi langkah Tanpa tahu kemana arah Jika engkau pernah bertanya Apakah arti sebuah rumah Tak tahu adalah jawabku Apabila kelak aku pulang Kuharap engkau adalah rumahku Karya: Helena Setiasari

    Lanjutkan Membaca

  • DENDAM MELEGAM

    DENDAM MELEGAM

    00:00 Hening dan berisik Terdengar seperti lagu klasik Terulang-ulang kaset rusak Tetiba rasa sesak Seperti diambang kematian Semua-mua menjadi pikiran dan berakhir sia-sia Selalu merunduk dan tertutup, diam tak mau menyahut sendiri bertahan, terjerat, lalu hanyut  .          .         . Ingatan Sial Mataku merasa tidak adil Kaki bergerak bebas…

    Lanjutkan Membaca

  • Tangis Alam Raya

    Tangis Alam Raya

    Meratap pilu pada badai sendu perapian tempo lalu Peraduan api menjadi serupa tarian yang begitu menggebu Lihat, lihai sekali jingga itu meliuk-liuk merdu Pada bentala yang baranya menggaung-gaung Meski didengar pula ratapan pilu atas mereka yang menjadi abu Bagaikan dentum meriam yang memekak telinga Rintihan air kembali terdengar tanpa jeda Mereka mengesah pada hidup yang…

    Lanjutkan Membaca

  • Surat Cinta Dari Alengka

    Surat Cinta Dari Alengka

    Dikebumikan tulus yang daku berikan Sinta, lupakah kau rasanya dicinta? Atau pada akhirnya, aku tak nyata bagimu adinda? Ah diriku gundah gulana   Bersamamu ribuan purnama berlalu Sinta, sudahkah kau mencintaiku? Atau panah Sri Rama tertanam begitu dalam di jantungmu? Ah rasaku tak mampu   Biar semesta menyadari perbedaan yang nyata Rama yang mengorbankanmu demi…

    Lanjutkan Membaca

  • Penyelenggaraan AKSARA 2023 Mengusung Tema “Suarakan Sastra Secerah Mentari”

    Penyelenggaraan AKSARA 2023 Mengusung Tema “Suarakan Sastra Secerah Mentari”

    Yogyakarta – Sabtu (25/11/2023), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan Lomba Cipta dan Baca Puisi AKSARA. Kegiatan ini dilaksanakan pukul 08:30—13:05 WIB di Gedung Sastra, Kampus I, Universitas Sanata Dharma. Terdapat juga pameran puisi karya dari salah satu dosen Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma, yaitu Dr. Yoseph Yapi Taum dan…

    Lanjutkan Membaca

  • Aku Pulang

    Aku Pulang

    Aku pulang Dengan tangan telentang Dipundakku membawa beban Yang siap tercurahkan Kepada mereka yang kurindukan Kemudian aku melayang Terlepas dari perasaan terbuang Aku pulang Tanganku sudah telentang Tapi dimana sambutan? Haruskah aku cari? Lalu membuat orang iri? Ketara sekali Aku tinggi hati Aku pulang Merindukan sepasang tangan Membelaiku dengan kasih sayang Sekarang kemana perginya? Ah…

    Lanjutkan Membaca

  • Pergi Saja

    Pergi Saja

    Ini sudah berakhir Jangan lagi berpikir Kemasi barangmu Pergi bersamaku ke tempat baru Memang jauh Namun terdapat obat ampuh Kamu menderita Usulku pergi saja Buang rasa yang tersisa Kamu pantas bahagia Jadi mari pergi saja Jangan pernah menangis Kamu terlihat seperti pengemis Meminta secuil rasa Yang sebenarnya hampa Minta saja asa dalam diri Sebagai pegangan…

    Lanjutkan Membaca

  • Atas Nama Selain Jingga

    Atas Nama Selain Jingga

    Atas nama selain jingga Tolong beritahu senja untuk membiarkan malam datang Diatas sana awan menjerit atas tugasnya yang tak sudah-sudah Katakan pada senja bahwa sang bintang menanti panggung miliknya   Atas nama selain jingga Beritahu senja bahwa egonya menyakiti segala yang ada Sang senja serakah, kata kalong yang kelaparan Sang senja egois, kata sahabatnya malam…

    Lanjutkan Membaca

  • Pertemuan Kita

    Pertemuan Kita

    Aku ingin memutar waktu  Waktu Ketika radar ku berhasil menemukanmu  Entah apa yang membuat ku menemukanmu Di sebuah Gedung yang penuh dengan buku.    Aku ingin menemuimu lagi  Seperti waktu pertama kali  Di Gedung perpustakaan lantai satu  Tanpa berfikir kita kan bersatu  Namun apa yang telah dikatakan waktu  Kini kita telah menjadi sekutu dalam ruang…

    Lanjutkan Membaca