Tag: universitas sanata dharma
-

3 Rekomendasi Book Cafe di Yogyakarta
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar, tetapi juga sebagai kota yangramah bagi para pecinta buku. Di tengah kesibukan dan hiruk-pikuk kota, terdapatbeberapa book cafe yang menawarkan suasana nyaman untuk membaca sambilmenikmati secangkir kopi. Tempat-tempat ini menjadi pilihan menarik bagimahasiswa, penulis, maupun siapa saja yang ingin menghabiskan waktu denganbuku. Berikut tiga rekomendasi book cafe di…
-

Rindu yang Menyentuh Langit
Pada senyap malam, namamu jatuh seperti embun Menyentuh hati yang tak pernah benar-benar tenang Ada bayangmu di setiap hembusan angin Seakan kau menitipkan rindu yang tak sempat terucap Langit menjadi saksi betapa jarak membuatku kecil Namun cinta membuatku bertahan Di antara gelap, aku mencari cahaya wajahmu Walau hanya melalui ingatan Setiap kenangan menjadi nyala kecil…
-

Ketidakcocokan yang Berulang: Alasan Di Balik Anak Kos yang Sering Berpindah Kos
Kehidupan anak rantau yang tinggal di kos-kosan identik dengan kemandirian, tetapi juga penuh dengan peristiwa suka dan duka.
-

Pangku: Potret Sunyi Perjuangan Ibu Tunggal di Tengah Kesenjangan Sosial
Tidak semua pelukan menghadirkan kehangatan. Dalam beberapa keadaan, pelukan justru menjadi ruang paling sunyi bagi seseorang untuk bertahan hidup. Film Pangku (2025) yang disutradarai oleh Reza Rahardian, menyoroti kisah sosok Sartika, seorang perempuan yang harus menjalani kehamilan, melahirkan, sekaligus membesarkan anaknya seorang diri di tengah keterbatasan ekonomi.
-

Empat Rekomendasi Tempat Nongkrong di Jogja
Sebagai generasi muda yang suka nongkrong, kita nggak cuma cari tempat dengan makanan enak, tapi juga suasana yang nyaman dan tentunya spot foto yang Instagrammble! Nah, biar nggak bingung, berikut ini empat rekomendasi kafe estetik di Jogja yang cocok buat kamu yang suka nongkrong.
-

Cahaya Retak di Balik Kulit Nyonya
Nyonya berjalan seperti senja,tahu caranya meredup tanpa menghilang,yang menyimpan luka dalam lipatan napas,namun tetap melangkah,seolah dunia masih layak dipercaya. Tubuhnya ia rawat seperti taman,bukan untuk dipamerkan,bukan untuk dikunjungi,tapi karena ia hanya ingin pulang,dengan tenang ke dalamnya. Tak semua yang lembut berarti lemah,ada keteguhan dalam caranya diam,ada keberanian dalam caranya bertahan,meski banyak mata menilainya tanpa izin.…
-

Studi Pentas Tiga: Sarana Teater Seriboe Djendela dalam Mengkritisi Fenomena Republik Dewasa Ini
Stupen kali ini membawa dua naskah untuk dipentaskan. Naskah pertama berjudul Dipaksa Untuk Diam mengisahkan dinamika para pelaku pendidikan,— guru dan siswa (digambarkan sebagai hewan) — yang mengalami perubahan dalam sistem pendidikan dan pada akhirnya dipaksa “kenyang” oleh pemimpin agar diam.
-

Perempuan yang Dipaksa Menjadi Sunyi
Katamu perempuan bukan objek.Ia diam bukan karena tak punya kata,hanya saja suaranya kerap dipatahkan,sebelum sempat menjadi doa. Ia menyimpan gemetar di balik napas yang rapi,menyimpan luka di balik malam sunyi,tak ada teriakan,tak ada perlawanan yang riuh,hanya hati yang berusaha –menahan beban yang tak pernah ia pilih. Mereka berkata,“Diamlah, itu akan berlalu.”Padahal yang berlalu hanyalah hari,sementara…
-

Arah Pulang yang Baru
Aku mengenalmu dari cara dunia tiba-tiba menjadi lebih terang Seperti ada warna baru yang tak pernah kutemukan sebelumnya Detak jantungku pun seakan tahu arah pulang Setiap kali namamu singgah di pikiranku Ada getir kecil yang berubah menjadi manis Saat senyummu menembus sunyi yang kubawa selama ini Seolah waktu melambat hanya untuk memberi ruang Pada perasaan…
-

Perjalanan Hidup
Jalan panjang terbentang tanpa peta Kita melangkah mengikuti kata hati setiap persimpangan memberi arti setiap ujian membuat kita kuat. Di balik tikungan yang belum terlihat tersimpan cerita yang menunggu dijalani dan kita terus berjalan perlahan membawa mimpi yang tak berhenti mencari Thumbnail by Pinterest
Terbaru

Ikuti Kami
Kategori
Berita Buku Cuat-Cuit Feature Film Fotografi Grafis Infografik Karya Liputan Literatur Loka Merindink Opini Persona Publisistik Redaksiana Resensi Seka Teater
Tags
AKSARA 2024 Bengkel Jurnalistik Bengkel Sastra berita Cerita Pendek Cerpen cuat-cuit fakultas sastra fakultas sastra USD Film Fotografi horor infografik Jurnalis Karya karya mahasiswa liputan literatur Mahasiswa mahasiswasanatadharma Mahasiswa Sanata Dharma merindink opini Puisi rekomendasi resensi resensi film sanata dharma Sasindo sastra Sastra Indoensia Sastra Indonesia SastraIndonesia sastra inggris Sastra Spotlight seka Semesta dalam Kacamata Sastra seminar SMA Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan Magelang syukuran wisuda teater tips universitas sanata dharma usd Yogyakarta
Tentang KataKarsa

KataKarsa
KataKarsa adalah portal berita yang dikelola oleh UKPS Bengkel Jurnalistik, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Cari
Jangan Lewatkan!











