Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia menyelenggarakan Hari Akrab Sastra Indonesia (HAKSI) 2026 pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan yang melibatkan mahasiswa baru Program Studi Sastra Indonesia ini menjadi ruang penyambutan sekaligus wadah untuk membangun keakraban antarmahasiswa. Mengusung tema “Sastra untuk Jiwa, Busana untuk Rasa”, HAKSI 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan pengenalan dunia Sastra Indonesia dengan kreativitas dan ekspresi diri mahasiswa baru.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi, Bapak Sony Christian Sudarsono, S.S., M.A dan Ketua Panitia HAKSI 2026, Elisabet Laura Kurniasari. Dalam sambutannya, Bapak Sony menekankan pentingnya keakraban mahasiswa baru sebagai bagian dari proses awal mengenal lingkungan Program Studi Sastra Indonesia. Beliau juga berharap semoga setelah HAKSI berlangsung, mahasiswa baru dapat mengenal ruang dan kegiatan yang ada di lingkup program studi.
“Sesuai dengan namanya, Hari Akrab Sastra Indonesia, semoga nanti benar-benar akrab. Semua panitia menyambut kalian semua. Harapannya, setelah acara inisiasi ini kalian bisa mengenal ruang-ruang penting yang ada di dalam gedung ini,” tutur Pak Sony.
Sementara itu, Ketua HAKSI 2026, Elisabet Laura Kurniasari, turut menyambut mahasiswa baru sekaligus mengajak mereka untuk tidak merasa takut dan membangun keakraban selama mengikuti kegiatan. Ia berharap HAKSI 2026 dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk berbaur, mengenal lingkungan Program Studi Sastra Indonesia, serta menikmati rangkaian acara yang telah disiapkan.

“Aku ngucapin terima kasih buat kalian semua yang sudah hadir di sini dan selamat datang di Prodi Sastra Indonesia. Jangan takut, ya. Kita semua berbaur aja, dosen-dosen di sini juga semuanya baik-baik. Sastra Indonesia nggak susah. Aku berharap kalian semua bisa menikmati acara ini dan saling akrab satu sama lain,” tutur Assa.
Acara ini dihadiri oleh beberapa dosen Prodi Sastra Indonesia yang turut menyemarakkan kegiatan sekaligus menyambut mahasiswa baru angkatan 2026. Kehadiran para dosen menciptakan suasana yang hangat serta memperkenalkan mahasiswa baru pada lingkungan akademik yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di Program Studi Sastra Indonesia.
Setelah sesi sambutan, mahasiswa baru mengikuti pemaparan mengenai Bengkel Sastra (Bengsas), Bengkel Jurnalistik (Bengjur), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia. Melalui sesi ini, mahasiswa baru diperkenalkan pada berbagai wadah pengembangan minat, bakat, serta kegiatan kemahasiswaan yang dapat mereka ikuti selama berkuliah di Program Studi Sastra Indonesia.
Suasana kemudian semakin cair melalui rangkaian games yang melibatkan mahasiswa baru untuk saling mengenal satu sama lain. Tawa dan antusiasme peserta mewarnai jalannya games. Mahasiswa baru tampak menikmati setiap games yang diberikan sambil berinteraksi dengan teman-teman mereka.
Tidak berhenti pada kegiatan pengenalan dan keakraban, rangkaian HAKSI 2026 berlanjut pada malam hari di area Taman Gedung Sastra dengan menghadirkan sejumlah penampilan seni. Malam tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menikmati berbagai bentuk ekspresi seni yang dekat dengan dunia sastra. Penampilan malam ini diawali oleh Unit Kegiatan Program Studi (UKPS) Bengkel Sastra yang membawakan penampilan musikalisasi puisi berjudul Kota yang Lama Tidak Ada Pagi karya Wesly Johannes dan Theoresia Rumthe.

Perpaduan antara musik dan seni menghadirkan sesuatu yang berbeda sekaligus memperlihatkan bahwa karya sastra dapat disampaikan melalui berbagai bentuk seni. Mahasiswa baru kemudian turut mengambil bagian melalui penampilan bernyanyi. Kesempatan tersebut memberikan ruang bagi mereka untuk tampil di hadapan peserta lainnya dan menunjukkan keberanian serta kreativitas yang dimiliki.
Antusiasme mahasiswa baru dan standing applause membuat suasana HAKSI pada malam hari ini semakin meriah. Kemeriahan berlanjut pada penampilan duet bernyanyi dari perwakilan panitia HAKSI 2026. Penampilan tersebut turut mencairkan suasana dan menjadi bagian dari momen kebersamaan antara panitia dan mahasiswa baru yang meninggalkan kesan bagi mereka.

“Acara seru banget, penampilan yang berkesan sih pas Bengkel Sastra tampil. Enggak tahu kenapa kayak relate banget sama kehidupan sekarang,” tutur Yosa, mahasiswa angkatan 2026.
“Seru banget sih, Kak. Jadi pengin ikut HAKSI lagi,” tutur Divina, mahasiswa angkatan 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, HAKSI 2026 tidak hanya menjadi momen penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan dan keberanian dalam berekspresi. Harapannya, melalui inisiasi program studi, games, hingga penampilan seni pada malam hari ini, mahasiswa baru dapat mulai mengenal satu sama lain sekaligus menemukan ruang bagi diri mereka di Prodi Sastra Indonesia.
Editor: Olivya Permata Agustina
Thumbnail: Dokumentasi dari Yunia Melia Putri















