Tag: Puisi
-

Analog
Aku menantinya di sudut pelupuk mata Meminta sang empunya mengiba Meramal nasib pada jam analognya Yang tergengam tanpa penanda
-

Kelana Sang Musafir
Melangkah jauh, Membelah ombak kenanganPada bumantara nan sunyi, langkah berbalut piluRindu pada pulang, terbalut cerita, aksara menggores kalbuPerjalanan tak kunjung henti, terus bertamu. Langit malam menuntun langkahnya,Membuka ruang angan-anganHati menggores kenangan, rangkaian kisah tak terulangSang musafir terus berjalan. Hari ke hari menyambut rindu,Angin Malam… Menyentuh kalbu dengan sejuta kenanganMengingat memori dalam angan-anganMasa-masa tempo dulu yang…
-

Sehangat Matahari
Tangisan pertama kala ku hadir di dunia Diusapnya lembut, dipeluk dinginnya aku Semaian tangan hangat yang selalu melekat Mendekap nyawa baru dengan erat
-

Pilu dan Kenangan
Karya: Sintikhe Apresya Mutiarani Luka dalam ditorehkannya di hatikuPilu membiruKenangan tentangnya menyiksakuKacau ditinggalkan untukku Seperti ditikam pisauTak mampu aku menahannyaTetes air membasahi pipikuTak bisa ku cegah Lamanku memuat unggahan tentangnyaSuaranya yang menjadi harsa bagikuMenimbulkan luka terbesar untukkuTak kuasa aku menahan tangisku Seharusnya tawa membawa bahagiaYa, seharusnyaTapi mengapa?Tawanya membuatku merana SungguhAku tak lagi mampuSewindu sudahDia meninggalkanku…
-

Gerimis Kecil di Kota Tua
Saat semburat merah jingga nan elok.Saat gumpalan kapas gelap bersanding bersama cakrawala.Tetes kehidupan jatuh serentakmembelai jalan-jalan tua yang sepi, Awan berdansa dalam harmoniPerak-perak jatuh dari langit biru gelap.Garis-garis halus memeluk bumi,Menciptakan tarian air yang lembut. dalam alunan melodi rintik’kan mukuberikan tetesan kerinduan akan hal yang telah berlalu,berderu angin, meniupkan getaran lembut yang kian membuai jiwaterasa…
-

Mentari di Oesapa
Nak.. AnakkuDiiringi hembus napas bumiMentari telah menjelma menjadi sanubariMelirik sambil menggelitikLalu terjun dalam carik ibu geni Bawa lari diatas pasir pantaiBerderu bersama para siput kecilBayangmu kini dipeluk oleh anginBerubah menjadi pekat yang titis Gerak dalam jiwa kian terlepasDibawa terbang oleh deru napasMembuat manusia lembabBerpelukkan mencari hangat Lega, IbuSemua begitu tenangIndahnya berbalap dengan cerahBagai kisah hyang…
Terbaru

Ikuti Kami
Kategori
Berita Buku Cuat-Cuit Feature Film Fotografi Grafis Infografik Karya Liputan Literatur Loka Merindink Opini Persona Publisistik Redaksiana Resensi Seka Teater
Tags
AKSARA 2024 Bengkel Jurnalistik Bengkel Sastra berita Cerita Pendek Cerpen cuat-cuit fakultas sastra fakultas sastra USD Film Fotografi horor infografik Jurnalis Karya karya mahasiswa liputan literatur Mahasiswa mahasiswasanatadharma Mahasiswa Sanata Dharma merindink novel opini Puisi rekomendasi resensi resensi film sanata dharma Sasindo sastra Sastra Indoensia Sastra Indonesia SastraIndonesia sastra inggris seka Semesta dalam Kacamata Sastra seminar SMA Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan Magelang syukuran wisuda teater tips universitas sanata dharma usd Yogyakarta
Tentang KataKarsa

KataKarsa
KataKarsa adalah portal berita yang dikelola oleh UKPS Bengkel Jurnalistik, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Cari
Jangan Lewatkan!















