Bahasa,
Kau adalah warisan yang tak lepas oleh waktu,
Lahir dari bibir leluhur, tumbuh dalam detak kehidupan.
Kau menyusuri zaman, menembus jarak dan ragu,
Menjadi saksi atas berjuta kisah dan peradaban.
Kau telah melihat bangsa ini menangis,
Menyaksikan tubuh-tubuh yang berjuang.
Kata-kata yang tak terlupakan dalam setiap doa,
Memohon atas perjuangan tidak sia-sia.
Bahasa,
Di tengah kemajuan dunia saat ini engkau mulai tidak ada makna.
Apakah engkau terluka tentang hal itu?
Ketika keindahanmu dipajang sebagai semboyan,
Namun, dalam keseharian, kau kehilangan tempat dan perhatian.
Sebelum kata menjadi abu,
Kita harus menyadari bahwa bahasa bukan hanya kata.
Tetapi bahasa memiliki makna lebih dari kata,
Dari bahasa kita belajar tentang makna dalam setiap kata.
Sebab bahasa bukan sekadar kata,
Ia adalah rumah bagi ingatan manusia.
Jika hari ini kita memilih melupakannya,
Esok, siapa yang akan mengenalkan kita kepada masa lalu?
Thumbnail by Pinterest (@wordworms)















