Rengkuh Yang Retak

Terlalu keras menuntut diri Anak kecil dalam diri merengek kelelahan

Terlalu keras menuntut diri
Anak kecil dalam diri merengek kelelahan

Sempurna hanyalah ilusi
Bayang semu dalam benak yang sunyi
Ia memanggil dengan rupa gemilang
Namun rapuh jika disentuh terang

Langkah-langkahku pernah mengejarnya
Berharap damai di ujung cerita
Namun tiap jejak mengabur lagi
Ditelan hasrat yang tak berbunyi

Aku belajar dari luka yang menari
Bahwa retak pun bisa berarti
Dalam celah, cahaya menyelinap
Menghidupkan hati yang sempat gelap

Baca Juga: Kunci Pelangi

Kini ku tahu, cukup
Tak perlu sempurna tuk merasa megah
Karena dalam kekurangan yang kuterima
Kusulam makna, kusemai bahagia.

Tentang Penulis

Previous Post

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *