Ketika Alam Menyebut Namamu

Di pagi hari, aku mendengar namamu pada kicau burung Seolah alam ikut merayakan kehadiranmu dalam ingatanku Langit yang luas terasa lebih dekat ketik aku mengucap..

Di pagi hari, aku mendengar namamu pada kicau burung

Seolah alam ikut merayakan kehadiranmu dalam ingatanku

Langit yang luas terasa lebih dekat ketik aku mengucap rindu

Awan bergerak perlahan, seperti menuntunku pada tenang

Angin sore menyentuh tubuhku dengan kelembutan yang familier

Mengingatkanku pada senyummu yang tak pernah pudar

Di antara pepohonan, aku menemukan jeda untuk bernapas

Di situkah bayanganmu kerap singgah tanpa izin

Matahari tenggelam membawa warna jingga yang hangat

Sehangat perasaan yang selalu kembali padamu

Malam turun perlahan dan bintang-bintang nampak

Seperti pesan kecil dari langit bahwa hatiku tak pernah sendiri

Thumbnail by

Tentang Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *