Nyanyian malam selalu kudengar, menuntun mataku terlelap.
Aku seperti terbang pelan,
dalam kedua tanganmu yang menopang tanpa lelah.
Senyum di wajah cantikmu
bagai bunga yang mekar paling indah.
Hari itu, kurasakan hangat
dalam dekap pelukanmu.
Engkau hadir sebagai malaikat
yang menjagaku di dunia yang keras.
Engkau mengajariku banyak hal,
meski tak jarang air mataku tumpah.
Saat aku tumbuh dewasa,
masa pun kelak akan berbalik arah.
Di usia tuamu nanti,
Aku akan tetap ada bersamamu.
