Ada hari ketika dewasa,
yang datang tanpa mengetuk,
menyeretku ke jalan tanpa jera,
dan tak kupetakkan di kepala
Teman-teman berjalan cepat,
mengejar yang mereka sebut masa depan,
sementara aku terkandung langkahku sendiri,
menimbang arah yang tak ku mengerti,
Dulu mimpi adalah langit yang bisa ku gambar ulang,
kini, langit itu penuh dengan tanda tanya,
dan aku hanya bisa menatap ambang.
Di tengah hiruk pikuk itu,
aku belajar tersesat bukan berarti berhenti,
hanya bagian dari pengenalan diriku,
yang belum sempat kutemukan.
Thumbnail by Pinterest Sara Hseen
