Nihilisme dalam Dinamika Alam yang Dinamis

Pada mulanya hanya terdapat singularitas awal berupa helium dan hidrogen di tatanan kosmik. Beberapa dekade kemudian terjadi penarikan antarpartikel pada suatu titik, dengan suhu sekitar satu juta derajat celcius. Kemudian pada titik tersebut terjadi ledakan dahsyat dengan menyebarkan partikel ke seluruh penjuru. Selama peristiwa itu, terjadi rekonstruksi kosmik di mana terbentuk gugus bintang dan galaksi di seluruh alam semesta yang dikenal sebagai supernova. Bumi saat itu masih berupa awan dan lahar panas sehingga mustahil untuk ditempati makhluk hidup. Namun, bumi terus berevolusi secara alamiah yang menyebabkan tercipta suatu partikel penunjang kehidupan perdana. Salah satu yang terbentuk ialah alam yang di dalamnya terkandung elemen bagi kehidupan. Alam sebagai suatu entitas menjadi penunjang setiap elemen di dalamnya dan agen penyeimbang bagi ekosistem bumi.